Langsung ke konten utama

Postingan

Bayi Kembung, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Cara mengatasi bayi kembung sebaiknya menjadi salah satu hal yang wajib Ibu ketahui. Sebab, kondisi perut begah atau kembung memang membuat si Kecil tidak nyaman.  Pemberian ASI dari segi kualitas dan kuantitas saat si Kecil sedang kembung perlu lebih diperhatikan ya, Bu. Sebagai pilihannya, Ibu bisa mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM yang mengandung tinggi DHA yang bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak si Kecil, 9 Asam Amino Esensial (AAE), protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil yang optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupannya serta 9 nutrisi penting untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh ibu dengan rasa cokelat yang lezat dan pasti disukai Ibu. Penyebab Bayi Kembung Agar cara mengatasi perut kembung pada anak sesuai dengan kondisi si Kecil, Ibu perlu mengetahui mengapa hal itu bisa terjadi. 1. Pencernaan belum berkembang sempurna Pada usia 3 bulan, ko...

Agar Bayi Tidak Begadang, Begini Caranya Bun

Bingung cara agar bayi tidak begadang dan bisa tidur tenang di malam hari? Sepertinya banyak deh bunda yang lagi menghadapi permasalahan bayinya susah terlelap saat malam.  Saat minggu-minggu awal kehidupannya, bayi baru lahir memang lebih lama menghabiskan waktunya untuk tidur, yaitu selama 17-18 jam per hari.  Seiring dengan perkembangan usianya, pola tidur bayi akan berubah. Memasuki usia 2 bulan, jam tidur bayi akan berkurang menjadi 12-14 jam.  Perlu Bunda ketahui, bayi memang belum mengenal waktu siang dan malam. Makanya waktu tidurnya menjadi tidak menentu. Bisa jadi dia terlalu lama tidur siang, sehingga susah saat tidur di malam hari.  Kalau sudah begini, tentunya akan membuat Bunda terpaksa terjaga di malam hari. Buat memastikan bayi segera tidur.  Tapi kadang dengan bayi terus terbangun di malam hari, malah mengganggu waktu tidur dan istirahat kita.  Nah, untungnya sekarang ada berbagai cara agar bayi tidak begadang. Apa sajakah? Simak selengka...

Tips Menjaga Kesehatan Balita, Simak Ya Bunda

Kuman penyakit enggan mendekati balita jika balita yang mempunyai daya tahan tubuh dan fisik prima baik, sebenarnya tidak sulit untuk membuat anak supaya tidak mudah sakit. Berikut akan dijelaskan 6 tips untuk menjaga kesehatan balita 1. Jangan abaikan makan Idealnya, batita mendapat asupan zat gizi seimbang agar mempunyai daya tahan tubuh yang cukup untuk menangkal penyakit. Hal ini bisa diperolehnya bila makanan mengandung ketiga golongan bahan makanan, yakni zat tenaga (karbohidrat dan lemak), zat pembangun (protein) dan zat pengatur (vitamin dan mineral). Komposisinya pun sebaiknya 50-70% karbohidrat, 20-30% lemak dan 10-15% protein. Susahnya, banyak juga balita yang picky eater, atau hanya suka makanan tertentu.  Jangan khawatir, Anda bisa kok menyiasati balita yang suka pilih-pilih makanan. Kalau balita hanya suka mie, masukkan daging ayam, sayur sawi, timun, udang ke dalamnya, atau bentuk makanannya dalam bentuk yang menarik, seperti dibentuk seperti wajah orang. Pokoknya, b...

Inilah Solusi Bagi Ibu Menyusui Yang Mengalami Pembengkakan

Dua sampai empat hari setelah bayi lahir, ibu kaget karena menemukan payudara mengalami ukuran yang lebih besar dari biasanya, ya seperti mengalami pembengkakan sehingga ukuran cup brayang biasa digunakan tidak nyaman untuk dipakai. Normalkah kondisi ini pada ibu menyusui? Bagaimana solusi yang dapat dilakukan ketika ibu menyusui mengalami pembengkakan. Peningkatan yang cukup signifikan pada ukuran payudara dan mengalami kepenuhan disebut pembengkakan fisiologis. Hal ini disebabkan oleh perubahan postpartum kadar hormon, yang memulai proses produksi susu dan juga meningkatkan sirkulasi darah ke payudara. Tubuh Anda mulai memproduksi kolostrum, susu pertama, pada akhir kehamilan dan lebih segera berikan kepada bayi anda ketika pertama kali bayi anda diperkenalkan ASI, yaitu beberapa menit seusai kelahiran. Pembengkakan fisiologis biasanya lebih drastis dan membuat tidak nyaman pada ibu menyusui. Bahkan kepenuhan mendadak dan sesak mungkin sedikit tidak nyaman selama hari-hari...

Tips Menyusui di Tempat Umum

Beberapa menyusun strategi yang cermat dapat membuat nyaman ketika menyusui di depan umum tampak seperti hal yang sederhana dan wajar untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa tips apa saja yang harus dipakai, bagaimana bayi memulai menyusui, mengajarkan bayi untuk tetap nyaman keika menyusui dan bagaimana untuk membantu diri sendiri dan orang lain merasa lebih nyaman. Untuk beberapa ibu, hambatan terbesar untuk menyusui di depan umum adalah pola pikir mereka sendiri. Anda mungkin tidak merasa nyaman langsung menyusui bayi Anda di mana saja dan di mana-mana, tapi mulai dari hal kecil dan mencobanya. Setelah Anda mengalami kebebasan untuk bisa ambil beberapa cemelek, baju atau kain yang dapat menutupi. Selain itu anda dapat menjaga kontak dengan sekitar, Anda dapat membantu mereka keluar dengan menjaga kontak mata dengan orang lain ini sementara bayi Anda minum ASI dengan. Itu akan membantu pengamat fokus pada wajah Anda dan menghindari melihat payudara Anda, yang mungkin akan mem...

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberi Makanan Pendamping ASI?

Pada usia berapa seharusnya buah hati mulai diperkenalkan pada makanan pendamping ASI? 3 bulan? 4 bulan? Atau mungkin 8 bulan? Hati-hati  dalam menentukan waktu yang benar untuk memperkenalkan buah hati anda kepada makanan pendamping ASI. Jika terlalu dini, maka dampaknya akan kurang baik bagi kesehatan system pencernaan bayi anda. Seperti menurut laman babycenter.com, sejak buah hati lahir hingga dia berusia 4 bulan, bayi tidak boleh diberi makanan apapun selain ASI. ASI yang didapatkan dari ibu sudah cukup untuk mengisi perut buah hati anda yang mungil. Pada usia 0 sampai 4 bulan, system pencernaan bayi masih berada dalam masa perkembangan, sehingga makanan selain ASI tidak diperbolehkan untuk dicerna bayi. Beruntunglah jika air susu anda lancar dan banyak, sehingga anda bisa memberi ASI eksklusif untuk buah hati anda. Sedangkan bagi ladies yang hanya memproduksi sedikit ASI, anda bisa menambah asupan gizi buah hati anda dengan bantuan susu formula. Ingat, pastikan b...

Mengenali Gejala Epilepsi Pada Anak

Epilepsi biasanya ditandai dengan kejang berulang dan dapat memengaruhi baik anak-anak maupun orang dewasa, untuk mengenali epilepsi pada anak bisa jadi tidak mudah karena anak belum bisa mengkomunikasikan sepenuhnya apa yang mereka alami dan rasakan. Beberapa gejala epilepsi dapat ditemukan dalam kondisi lain, sehingga membuat epilepsi lebih sulit untuk dikenali dan didiagnosis. Gejala epilepsy pada anak : 1.Tatapan mata kosong Apabila anak mendadak berhenti beraktivitas dan menatap dengan tatapan mata yang kosong seperti melamun, Anda sebagai orangtua patut wapada. Gejala ini disebut sebagai kejang petit mal(petit mal seizure). Lengan atau kepala anak mungkin akan tampak lemas lunglai, namun kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan sampai terjatuh kebawah atau kehilangan kesadaran. Setelah sampai 30 detik sampai satu menit kejang biasanya akan berakhir, setelah itu biasanya anak tidak tahu apa yang telah dialaminya. 2.Kejang total (total convulsions) Kejang...

Mengenali Kelainan Mata Pada Anak

Gangguan penglihatan pada anak bisa menghambat perkembangannya. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Sebaiknya orang tua lebih memperhatikan kondisi anak dari ujung rambut sampai ujung kuku karena anak usia dini belum bisa mengerti dengan gangguan kesehatan yang dialaminya.  Berikut ini gangguan penglihatan yang kerap dialami anak usia dini: Kelainan refraktif Kelainan ini merupakan ketidaknormalan bentuk mata yang menyebabkan terjadinya salah bias dan menyebabkan pandangan menjadi kabur. Gangguan mata ini bisa berupa rabun dekat, rabun jauh, dan silinder. Fakyor genetik dan kebiasaan buruk menjadi penyebab kelainan mata ini. Gejala yang sering ditunjukkan penderita ganggaun refraktif adalah kerap menyipitkan mata saat menatap objek dari jarak jauh atau dekat. Ambliopia atau mata malas Gangguan ambliopia disebabkan berbagai faktor yang mengakibatkan otak hanya memproses informasi visual dari satu mata yang dominan. Akibatnya, anak...

Ciri Bayi Cacingan dan Cara Mengatasinya

Balita cacingan jangan sampai diremehkan, cacingan bisa menghambat pertumbuhan anak baik secara fisik maupun kecerdasannya. Anak cacingan bisa menjadi kekurangan gizi dan mengalami masalah di bagian pencernaan, oleh sebab itu, penting mengenali gejala anak cacingan sejak awal. Secara umum, balita cacingan biasanya sulit sekali mengalami kenaikan berat badan sehingga kalau dibiarkan bisa menyebabkan anak menjadi kurang gizi. Balita yang terkena cacingan juga sering mengalami diare dan sakit atau nyeri di bagian perut. Tidak hanya itu, anak cacingan bisa juga mengalami anemia karena kekurangan darah akibat diserap oleh cacing terutama cacing tambang. Ciri lain anak cacingan adalah hilangnya nafsu makan dan munculnya rasa lemas serta loyo. Perlu diketahui bahwa cacing ini bisa berpindah dari satu organ tubuh ke organ tubuh yang lain, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada organ tersebut. Misalnya jika anak mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh bisa saja itu pertanda ba...

Menu Makanan Bayi Usia 18 Bulan

Seringkali ibu yang memiliki anak usia 18 bulan mengeluhkan anaknya karena sulit makan, bahkan cenderung menjadi anak yang pemilih dalam mengkonsumsi makanan selain itu beberapa diantaranya makan dalam porsi sedikit dikarenakan anak malas mengunyah. Padahal asupan nutrisi dari makanan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak pada usia tersebut. Sebelum kami memberi gambaran mengenai menu makanan bayi pada usia 18 bulan, kali ini tim bidanku akan memberikan gambaran mengenai tumbuh kembang anak pada usia 18 bulan yang berhubungan dengan kemampuan fisik dan psikis begitu juga dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak pada usia 18 bulan. Pertumbuhan Anak Usia 18 Bulan Pada usia anak 18 bulan , anak sudah memasuki masa stabil dimana tinggi dan juga berat badan tidak mengalami perubahan yang signifikan. Umumnya pada anak perempuan yang berusia 18 bulan rata-rata mencapai 11 kg sedangkan untuk anak laki-laki dapat mencapai 12 kg. Sedangkan untuikk tinggi badan sendiri...

Inilah Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Anak susah makanmerupakan permasalahan yang sering dikeluhkan orang tua, terutama para ibu. Berbagai cara seolah tidak berhasil dilakukan untuk mengatasi anak yangsulit makan. Bahkan tak jarang para ibu menjadi tertekan dan stress dalam menghadapi buah hatinya.Setiap ibu selalu diliputi kekhawatiran soal kecukupan gizi buah hatinya. Belum lagi jika anak susah makan atau pilih-pilih makanan. Ketika si kecil berusia 6 bulan, saatnya mulai memberikan makanan padat pendamping ASI. Saat inilah Anda mesti lebih cermat memperhatikan pola makannya. Mulai dari memberinya bubur susu, sari buah, lalu bertahap ke tekstur makanan yang lebih padat seperti nasi tim, dan seterusnya. Sayangnya proses ini tak selalu berjalan mulus, ada beberapa penyebab yg mambuat si kecil susah makan. Biasanya ini terjadi ketika usianya memasuki tahun pertama. Masalah tersebut biasanya berupa menolak makanan, tidak suka sayur, hanya mau makan yang itu-itu saja (picky eater), atau mengemut makanannya berlama-...

Cara Memijat Si Kecil

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Berikut adalah cara atau pedoman pemijatan pada bayi. * Pijatan di wajah untuk melemaskan otot wajah. Tekan jari-jari pada kening bayi, pelipis, dan pipi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.  * Pijatan di dada untuk memperkuat paru-paru dan jantung. Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati. Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-k...

Penyebab ASI Semakin Sedikit dan Cara Mengatasinya

Secara alami ASI diproduksi tubuh sesuai kebutuhan bayi, baik volume maupun nutrisinya. Namun kadang ibu kuatir payudaranya tidak penuh sehingga  bayi  kurang ASI. Ibu baru juga belum peka merasakan gudang ASI-nya penuh. Penyebab: Produksi ASI benar turun, misal, akibat jadwal menyusui yang tidak teratur. Minum pil KB yang mengandung hormon yang menurunkan produksi ASI. Bayi premature kurang mampu menghisp ASI. Ada gangguan keseimbangan pada fisik atau biologis ibu. Mengatasinya: Susui  bayi  sesering mungkin. Jadawal laktasi teratur dan sering memicu tubuh memperoduksi ASI terus menerus setiap kali gudang ASI kosong. Coba beberapa posisi menyusui sampai Anda menemukan posisi paling tepat bagi bayi  untuk menghisap ASI secara optimal. Pompa ASI yang terbaik dengan tangan agar keluar dalam volume sukup. Lakukan bila  bayi  kurang kuat menghisap...

Mencegah Penularan Sakit Mata Pada Balita

Penyakit mata pada balita memang tidak berbahaya akan tetapi sangat mengganggu kenyamanan aktifitasnya. Penyakit mata digolongkan pada salah satu penyakit menular, atau dikenal dengan konjungtivitis yang dapat menyerang segala usia, tidak terkecuali pada usia balita. Salah satu tanda balita yang sedang mengalami sakit mata adalah peradangan selaput mata yang tipis dibagian kelopak mata. Pada balita gejala awal sakit mata (konjungtivitis) tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, warna bagian putih mata menjadi merah, lebih sering mengeluarkan air bahkan pada pagi hari balita sulit membuka matanya. Penyebab utama dari penyakit mata adalah bakteri dan virus, sehingga sangat mudah menular. Konjungtivitis atau pink eye meskipun bukan penyakit yang serius akan tetapi sangat mudah menular. Ketika balita anda mengalami penyakit mata (konjungtivitis) biasanya sering kali menangis dan mengeluhkan perih dan rasa gatal yang tidak tertahankan. Bahkan dalam kondisi yang parah akan...

Cara Membersihkan Kotoran Hidung dan Telinga Bayi

Tips Seputar Balita - Perawatan bayi sangat banyak ragamnya, dimulai dari perawatan yang berhubungan  dengan semua organ bayi dan lingkungan bayi anda. Semua harus memiliki cara yang baik dan benar sehingga mendukung pertumbuhan bayi yang sehat. Hal ini tentu saja dilakukan secara terus menerus dengan waktu yang terjadwal.  Perawatan yang akan kita  bahas kali ini adalah perawatan yang berhubungan dengan organ tubuh bayi anda. Perawatan yang seringkali membuat anda bingung, yaitu perawatan dalam membersihkan kotoran hidung dan telinga bayi. Dengan panduan di bawah ini semoga dapat membuat anda  dalam merawat telinga dan hidung bayi. Perawatan Telinga Telinga bayi anda merupakan bagian yang sangat sensitif sehingga anda membutuhkan cara dalam melakukan perawatannya. Dalam perawatannya anda disarankan membuat jadwal sehingga anda rutin dalam perawatan telinga bayi.Dengan perawatan yang rutin akan membantu bayi anda dalam menjaga pendengarannya ...

Cara Tepat Membersihkan Kotoran Pada Kulit Kepala Bayi

  Pada umumnya, setiap bayi baru lahir sampai sekitar 3 bulanan,pasti selalu ada kotoran (semacam kerak/seperti ketombe) pada kepala bayi atau di sekitar ubun-ubunnya. Bunda engga usah khawatir, itu memang wajar..memang belum diketahui pasti penyebabnya, tapi umunya bayi yang baru lahir memang memiliki banyak kelenjar minyak dengan pengeluaran sebum (bahan seperti minyak atau kelenjar minyak) yang banyak. Aktivitas kelenjar minyak ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya ialah hormon kehamilan atau hormon androgen pada bayi dari sang ibu, yang diperoleh melalui plasenta ketika masih di rahim dan kadarnya masih meninggi sampai si bayi lahir.. Ditambah lagi karena kulit kulit kepala bayi kontak langsung dengan lingkungan seperti debu dan kotoran lainnya..maka debu/kotoran tersebut akan menempel paada kulit yang berminyak dan menimbulkan sisik-sisik halus. Malahan kalau dibiarakan akan semakin tebal.. Tapi bunda jangan cuek atau nggak peduli nich ma ...

Fakta Seputar Eksim pada Kulit Bayi

Menurut data statistik, satu diantara lima bayi dapat mengalami kondisi eksim dan biasanya kondisi ini muncul saat si kecil menginjak usia 2-6 bulan. Gangguan eksim umumnya akan hilang saat mereka menginjak usia 6 tahun, namun ada pula yang mengalami gangguan kulit ini hingga usianya menginjak dewasa sehingga memerlukan penanganan medis khusus. Gejala Eksim pada Bayi Bayi yang mengalami eksim umumnya akan mengalami kondisi kulit kering, kemerahan, gatal-gatal, serta kulit bayi nampak bersisik. Pada beberapa kasus yang cukup parah, eksim ditandai dengan kulit pecah-pecah dan borok. Pada anak yang masih bayi kondisi ini sering menyerang bagian kulit wajah, terutama dibagian dagu. Kulit kemerahan juga dapat terjadi dibagian belakang telinga, tangan, kaki, serta kulit kepala. Penyebab Eksim pada Bayi Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui dengan pasti, apa sebenarnya yang menjadi penyebab eksim pada kulit si kecil. Namun sudah diketahui bahwa faktor keturunan ...