Langsung ke konten utama

Mengatasi Balita Sariawan

         

        Sariawan pada balita mengakibatkan balita susah makan dan bisa menurunkan berat badan. Ganguan kesehatan ini sangat umum terjadi, tetapi juga sangat susah diketahui penyebabnya. Bisa karena intoleransi makananan tertentu, atau tanda-tanda penyakit, seperti alergi terhadap susu, gandum, stroberi, yeast, tomat, bahkan kadang-kdang jeruk.
          Sebagai solusinya, jika diperkirakan ada makanan penyebab sariawan, sebaiknya hindari makanan itu dalam menu sehari-hari. Lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi kepada dokter agar diketahui pasti penyebabnya. Yang tak kalah penting adalah aturlah makanan anak agar tetap seimbang sehingga tidak terjadi kekurangan gizi, yang berisiko kekurangan berat badan.
          Jika terlanjur ada luka di mulut, perhatikan lukanya supaya tidak sakit. Misalnya, jangan diberi makanan yang asam dan panas karena akan menambah rasa pedih dan sakit. Beberapa makanan yang bisa membantu mengatasi luka karena sariawan adalah:
  • Plain yoghurt yang tinggi kandungan bakteri acidophilus. Bakteri menyehatkan ini bisa membersihkan luka.
  • Olesi madu pada luka, karena madu merupakan antiseptik yang bisa membantu penyembuhan, bahkan khasiatnya lebih baik dibanding obat berbentuk jelly yang banyak beredar di pasaran.
  • Bawang putih juga berfungsi antiseptik,dihaluskan dan oleskan pada luka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bayi Kembung, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Cara mengatasi bayi kembung sebaiknya menjadi salah satu hal yang wajib Ibu ketahui. Sebab, kondisi perut begah atau kembung memang membuat si Kecil tidak nyaman.  Pemberian ASI dari segi kualitas dan kuantitas saat si Kecil sedang kembung perlu lebih diperhatikan ya, Bu. Sebagai pilihannya, Ibu bisa mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM yang mengandung tinggi DHA yang bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak si Kecil, 9 Asam Amino Esensial (AAE), protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil yang optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupannya serta 9 nutrisi penting untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh ibu dengan rasa cokelat yang lezat dan pasti disukai Ibu. Penyebab Bayi Kembung Agar cara mengatasi perut kembung pada anak sesuai dengan kondisi si Kecil, Ibu perlu mengetahui mengapa hal itu bisa terjadi. 1. Pencernaan belum berkembang sempurna Pada usia 3 bulan, ko...

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberi Makanan Pendamping ASI?

Pada usia berapa seharusnya buah hati mulai diperkenalkan pada makanan pendamping ASI? 3 bulan? 4 bulan? Atau mungkin 8 bulan? Hati-hati  dalam menentukan waktu yang benar untuk memperkenalkan buah hati anda kepada makanan pendamping ASI. Jika terlalu dini, maka dampaknya akan kurang baik bagi kesehatan system pencernaan bayi anda. Seperti menurut laman babycenter.com, sejak buah hati lahir hingga dia berusia 4 bulan, bayi tidak boleh diberi makanan apapun selain ASI. ASI yang didapatkan dari ibu sudah cukup untuk mengisi perut buah hati anda yang mungil. Pada usia 0 sampai 4 bulan, system pencernaan bayi masih berada dalam masa perkembangan, sehingga makanan selain ASI tidak diperbolehkan untuk dicerna bayi. Beruntunglah jika air susu anda lancar dan banyak, sehingga anda bisa memberi ASI eksklusif untuk buah hati anda. Sedangkan bagi ladies yang hanya memproduksi sedikit ASI, anda bisa menambah asupan gizi buah hati anda dengan bantuan susu formula. Ingat, pastikan b...

Tips Menyusui di Tempat Umum

Beberapa menyusun strategi yang cermat dapat membuat nyaman ketika menyusui di depan umum tampak seperti hal yang sederhana dan wajar untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa tips apa saja yang harus dipakai, bagaimana bayi memulai menyusui, mengajarkan bayi untuk tetap nyaman keika menyusui dan bagaimana untuk membantu diri sendiri dan orang lain merasa lebih nyaman. Untuk beberapa ibu, hambatan terbesar untuk menyusui di depan umum adalah pola pikir mereka sendiri. Anda mungkin tidak merasa nyaman langsung menyusui bayi Anda di mana saja dan di mana-mana, tapi mulai dari hal kecil dan mencobanya. Setelah Anda mengalami kebebasan untuk bisa ambil beberapa cemelek, baju atau kain yang dapat menutupi. Selain itu anda dapat menjaga kontak dengan sekitar, Anda dapat membantu mereka keluar dengan menjaga kontak mata dengan orang lain ini sementara bayi Anda minum ASI dengan. Itu akan membantu pengamat fokus pada wajah Anda dan menghindari melihat payudara Anda, yang mungkin akan mem...